HOME    INFORM    COVER STORY    COLUMNIS    SUBSCRIPTION    SPONSORSHIP    CONTACT US   
» Poligami dan Poliamori Tetap…
» Pembunuh Juara Olimpiade Telah…
» Berdoa Untuk Batam yang…
» Jembatan Pengharapan: Sebuah Lagu…
» Pakistan Mendaftarkan Yesus Kristus…

Pornografi dalam Maskapai Penerbangan Eropa

 

Tampaknya langit tidak terlalu bersahabat jika Anda terbang bersama Ryanair, karena penerbangan Eropa yang memberikan tiket berharga miring ini sedang berencana memperkenalkan aplikasi pornografi dalam penerbangan. Rencana ini datang dari penerbangan yang sama, yang beberapa waktu lalu dikabarkan memungut bayaran kepada penumpangnya yang ingin menggunakan toilet pesawat.

 

“Saya tidak mengatakan ini akan ditayangkan di layar di belakang kursi untuk dilihat setiap orang. Ini akan diputar di perangkat genggam,” ungkap CEO Ryanair, Michael O’Leary, kepada tabloid Sun, London. “Hotel di seluruh dunia juga punya, jadi kenapa kita tidak?”

 

Morality in Media (red. Organisasi nirlaba Amerika yang bertujuan meningkatkan kewaspadaan terhadap pornografi) menjawab pertanyaan tersebut dan menggerakkan penduduk AS dan lebih dari 50 organisasi Eropa pro-keluarga untuk menghubungi Ryanair mengenai rencana ini. 

 

O’Leary dikenal dengan ide-ide liarnya, dan situs Ryanair menampilkan kilasan budaya perusahaan ini. Banner iklan menampilkan wanita berpakaian minim menjanjikan “Red Hot Fares and Crew” (red. “Awak dan Tarif Terpanas”) kurang dari $20 atau sekitar Rp 200.000. Dan sebuah iklan kalender penerbangan 2012 menampilkan pramugari memakai bikini ala iklan pakaian dalam.

 

“Kami akan menghentikan kebiadaban ini sebelum dimulai,” ujar Dawn Hawkins, direktur eksekutif Morality in Media. “Ryanair yang berharap mengembangkan pasarannya ke AS, menciptakan lingkungan yang tidak aman untuk setiap individu yang bepergian dengan pesawat mereka.”

 

Menurut Hawkins, sangat banyak penelitian menunjukkan bahwa konsumsi pornografi adalah penyebab utama kekerasan seksual dan pemerkosaan serta faktor penting dalam perdagangan seks. Pornografi juga menyebabkan kecanduan dan berbahaya bagi anak-anak, yang tidak diragukan lagi akan ikut melihat dan terkena dampaknya jika itu diijinkan di pesawat.

 

“Bisa Anda bayangkan betapa tidak nyamannya para penumpang wanita dan pramugari jika ada pria melihat pornografi di pesawat?” tanya Hawkins. “Di lingkungan kerja, ini jelas merupakan kasus pelecehan seksual.”

 

Patrick Trueman, presiden dan CEO Morality in Media, mendesak semua wisatawan dari AS dan Eropa untuk menhindari menggunakan maskapai Ryanair dan mendorong semua masyarakat untuk segera menghubungi maskapai dan mengatakan tidak kepada pornografi.

 

Bila Anda tinggal di AS, Anda juga dapat ikut berpartisipasi menghubungi semua eksekutif Ryanair dengan mengunjungi Porn Harms dan mengirimkan pesan melalui email.



   
home | news | columnis | cover story | subscription | contact us | Login Email Charisma