HOME    INFORM    COVER STORY    COLUMNIS    SUBSCRIPTION    SPONSORSHIP    CONTACT US   
» Poligami dan Poliamori Tetap…
» Pembunuh Juara Olimpiade Telah…
» Berdoa Untuk Batam yang…
» Jembatan Pengharapan: Sebuah Lagu…
» Pakistan Mendaftarkan Yesus Kristus…

Berdoa Untuk Batam yang Dilanda Kerusuhan

 

Unjuk rasa pekerja yang menuntut penetapan upah minimum 2012 sebesar Rp1,76 juta di Kota Batam, Kepulauan Riau, Rabu (23/11) sore berakibat pecahnya kerusuhan dan menyebabkan sekitar 20 orang terluka.

 

Para pengunjuk rasa di halaman Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Batam memaksa masuk karena hujan. Kerusuhanpun terjadi dan mengakibatkan sebagian pintu kaca dan jendela Gedung Pemkot Batam pecah. Sekitar 10 mobil milik pemerintah dan pegawai yang parkir pun rusak.

 

Berdasarkan catatan petugas klinik Pemkot Batam, jumlah korban luka yang ditangani lebih dari 15 orang, sementara lebih dari lima orang harus dilarikan ke Rumah Sakit Kamatya Sahidah (dulu Casa Medika), dan Rumah Sakit Awal Bros Batam. 

"Kami tidak tahu datanya secara pasti. Lebih dari 15 orang yang kami tangani, sedangkan berdasarkan laporan petugas evakuasi di luar, ada sekitar lima orang yang dilarikan ke rumah sakit," ucap Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Chandra Rizal yang memantau penanganan medis di Klinik Pemkot Batam. 

Chandra mengatakan, sebagian besar korban mengalami luka akibat lemparan batu dan terkena pecahan kaca. "Ada juga yang kena luka tembak peluru karet yang dilepaskan petugas," ujarnya. 

Ketua Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kota Batam Yoni Mulyo Widodo mengatakan setidaknya ada empat pekerja yang terkena tembakan peluru karet petugas. "Ada empat orang yang terkena tembakan, namun saya tidak hapal nama-namanya. Mereka dilarikan ke rumah sakit," kata Yoni.

 

Menurut Pjs Kapolresta Batam Rempang Galang (Barelang), AKBP Yohanes Widodo, kerusuhan pecah akibat tidak seimbangnya jumlah petugas dan massa yang menimbulkan kerusuhan. Jumlah anggota yang dikerahkan untuk mengamankan aksi tersebut berjumlah 1.200 orang, sementara jumlah buruh yang melakukan unjukrasa lebih dari 20 ribu.

 

Mari kita doakan kesejahteraan kota Batam (Yeremia 29:7). Biar kedamaian dari Tuhan melingkupi kota Batam. Amin.

 

Sumber: Antara



   
home | news | columnis | cover story | subscription | contact us | Login Email Charisma