HOME    NEWS    COVER STORY    COLUMNIS    SUBSCRIPTION    SPONSORSHIP    CONTACT US   
COLUMNIS
» Mendidik Anak dengan KATA…
» Mendidik Anak dengan SENYUM
» MELINDUNGI ANAK
» MIMPI SANG PENGEMIS
» THE LANGUAGE OF FAITH

Hidup Yang Digerakkan Gairah Dan Hasrat Yang Tinggi

Guy Gear bersama Pdt. Purim Marbun, MTh

Pdt. Purim Marbun, M.Th adalah gembala dari Gereja Bethel Indonesia Taman Anggrek. Beliau juga adalah Sekertaris Bidang Diklat Teologi GBI, disamping menjabat sebagai Ketua Departemen Infokom dari PGPI.

 

Tulisan ini saya awali dengan kisah nyata yang saya baca melalui buku yang ditulis oleh John Maxwell yang ber­judul “Talents is Never Enough.” Dikisahkan bahwa ada seorang yang bernama Ruben Martinez, lahir di Miami-Arizona sebuah kota pertambangan. Rata-rata penduduk yang ada disana 2000 orang pada tahun 1907. Masa kecil Ruben hidup dialam per­tambangan, dan ayahnya adalah seorang pekerja tambang. Na­mun walau demikian Ruben Martinez tidak bergairah menjadi seorang pekerja tambang, tapi pada buku. Maksudnya hampir semua waktunya digunakan untuk membaca buku-buku. Tan­tangannya adalah bahwa ibunya selalu membebani Ruben dengan tugas-tugas rumah seperti membersihkan halaman dan juga pekerjaan lainnya. Ruben sering kali sembunyi-sembunyi untuk melakukan kegemarannya.

 

Ketika usia Ruben Martinez 17 tahun, Ia pindah ke Los Angeles. Ia kerja di pabrik Steel Mill di Marywood. Tahun 1970 bekerja membuka babershop, ia bekerja sekaligus majikan di­pekerjaan itu. Ia mulai rajin membaca buku, karena memiliki banyak waktu sembari menjalankan usahanya itu. Ia meletak­kan buku-bukunya di babershop. Ia juga meminjamkan 200 buku kepada pelanggan untuk dibaca. Tahun 1993 Ia menawar­kan buku-buku itu untuk dijual. Rupanya minat bacanya membawanya melambung tinggi dalam karir sebab pada akhirnya ia menjadi pengacara karena rajin dan tekun membaca buku-buku yang berkaitan dengan hukum.

 

Kegemarannya membaca buku, membawanya untuk berkenalan dengan seorang penulis buku terkenal namanya Isabel Allende, dan mengun­dangnya ke toko bukunya yang juga sekaligus babershop tersebut. Ia pernah menghitung bahwa pembaca melalui tempat yang dimilikinya 3000 orang. Beberapa tahun kemudian babershop itu menjadi dwifungsi, yakni kursi pemotong ram­but dan sekaligus toko buku. Martinez menyebut tokonya itu Libreria Martinez Book and Art Ga-lery. Dia memulai dari dua buku, kemudian 10, lalu 25 buku. Sedikit demi sedikit ia telah menjual hampir 2 juta buku. Pada tahun 2001 Martinez telah membuka toko kedua dan menyediakan 17.000 judul buku dan telah mengoleksi buku-buku dari berbagai negara. Tahun 2004 oleh karena kegemarannya baca buku ia meme­nangkan sebuah penghargaan MacArthur Foundation, sebuah ajang untuk membaca buku-buku kesusasteraan dan puisi. Usia Martinez 66 tahun, namun tidak pernah menghalanginya untuk menjual buku dan membaca. Dia menyadari bahwa ia lebih banyak mendapat uang dari memotong rambut dari pada jual buku, namun ia tetap melakukannya dengan semangat.

 

Kisah di atas adalah sebuah pola dan gaya hidup yang sung­guh-sungguh digerakkan oleh gairah dan hasrat yang tinggi. Sejalan dengan ini, Alkitab dalam Roma 12:11 menyebutkan “Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu me­nyala-nyala dan layanilah Tuhan”. Ayat ini mendasari kita untuk hidup dengan gairah dan hasrat yang tinggi, apalagi jika kita hubungkan dengan pelayanan pekerjaan Tuhan. Tentu sekali kita tidak mungkin menghilangkan semangat dan hasrat. Kita tahu bahwa dengan semangat dan hasrat yang tinggi, kita pasti mampu meraih keberhasilan dalam hidup ini.

 

Hidup yang digerakkan oleh gairah dan hasrat yang tinggi menjadi sangat penting dalam hidup ini karena, gairah dan has­rat yang tinggi akan melahirkan beberapa hal dalam hidup kita yakni pertama, kemauan dalam menjalankan tugas-tugas dan tanggung jawab kita. Pastinya anda setiap hari pergi ke kan­tor atau tempat pekerjaan karena bergairah bukan? Walau tidak perlu apa yang mendorong anda, namun satu yang pasti adalah anda masih bergairah melakukan pekerjaan itu. Kedua, gairah dan hasrat akan membawa kita kepada keberhasilan. Contoh di atas jelas memberikan pencerahan kepada kita, dengan gairah Martinez dari seorang yang hanya getol membaca, menjadi seorang pemilik toko buku yang besar. Pada gilirannya ketika anda dan saya memiliki gairah dan hasrat yang tinggi, pasti im­pian dan cita-cita anda akan tercapai. Hal ketiga, gairah meng­hasilkan tenaga dan kekuatan untuk mengerjakan tugas-tugas dan tanggung jawab anda.

 

Sebenarnya untuk menganalisa kenapa orang tidak menye­lesaikan tugas-tugas dan tanggung jawabnya sangat mudah.

 

Artikel ini selengkapnya dibahas di majalah Charisma Indonesia edisi April-Mei 2010.



   
home | news | columnis | cover story | subscription | contact us | Login Email Charisma