HOME    INFORM    COVER STORY    COLUMNIS    SUBSCRIPTION    SPONSORSHIP    CONTACT US   
COLUMNIS
» Dimana Kita Tidur
» Mencari Tuhan
» Kamu Layak Menghadap Bapa
» Mendidik Anak Usia Remaja…
» Mendidik Anak Usia Remaja…

Believe Or Trust

Jellia Puspa Purnama

 

Tahun 2012 diprediksikan jauh-jauh hari oleh banyak orang termasuk para pakar dan ahli. Isu tentang krisis ekonomi di Eropa yang akan berdampak ke seluruh dunia, ramalan seorang cenayang yang menyatakan bahwa akan terjadi perang dunia ke-III di tahun ini dan isu kiamat adalah berbagai hal yang menghantui keadaan tahun 2012. Dunia dicekam oleh ketakutan, kekuatiran dan kegelisahan. Namun di tengah segalanya tuntunan Tuhan di tahun 2012 ini ialah “TRUST IN THE LORD” atau “PERCAYALAH KEPADA TUHAN”, jadilah orang-orang yang percaya kepada Tuhan, inilah kunci yang akan membawa kita melewati tahun 2012 ini dengan penuh kemenangan.

 

BELIEVE OR TRUST

Dalam bahasa Indonesia, kata percaya tidak dibedakan tingkatannya, tapi dalam bahasa Inggris, kata percaya menggunakan 2 kata yang berbeda yaitu believe dan trust. Apa perbedaan antara believe dan trust? Believe artinya percaya akan kebenaran suatu hal, sedangkan trust artinya mempercayakan diri kepada hal yang kita percaya itu.

 

                Sebagai contoh, kita berkata bahwa kita percaya bahwa orang itu baik namun apakah kita mempercayakan diri kepada kebaikan orang itu? Jika kita sekedar percaya namun tidak berani mempercayakan diri kepada orang itu, ini menandakan bahwa percaya kita baru berada di level believe, sedangkan jika kita berani mempercayakan diri kepada orang itu, ini menandakan diri bahwa tingkat percaya kita berada di level trust.

 

                Demikian juga dengan tingkat percaya kita kepada Tuhan. Banyak orang yang percaya bahwa Tuhan itu baik, Tuhan itu maha besar, Tuhan itu maha kuasa, tetapi saat diminta untuk mempercayakan dirinya kepada Tuhan maka orang itu tidak mau melakukannya, dalam hatinya ada keraguan apakah kalau saya mempercayakan diri kepada Tuhan hidup saya pasti baik, berhasil dan berkemenangan. Orang yang demikian berarti baru memiliki level kepercayaan di tingkat believe dan belum di tingkat trust. Tahun ini kita harus menaikkan level percaya kita, tidak hanya sekedar believe tapi trust kepada Tuhan, TRUST IN THE LORD! Tahun ini jadikan Yesus sebagai satu-satunya pilihan dalam hidup kita, tidak ada yang lain, hanya Dia.

 

MEMPERCAYAKAN DIRI KEPADA TUHAN

Amsal 3:5-6 “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.” King James Version menuliskan Proverbs 3:5-6 “Trust in the LORD with all your heart; and lean not unto your own understanding. In all your ways acknowledge him, and he shall direct your paths.”

 

                Banyak orang enggan mempercayakan dirinya kepada Tuhan, padahal Amsal 3:5-6 mengatakan jikalau kita mau mempercayakan diri sepenuhnya kepada Tuhan maka Dia akan meluruskan jalan kita, menuntun jalan kehidupan kita. Bayangkan hidup kita ada di tangan Tuhan, masakan Dia akan diam dan tidak bertindak atas hidup kita.

 

                Saudara, perkara percaya kepada Tuhan ini adalah hal yang sangat penting, sebab tanpa kepercayaan kepada Tuhan maka tidak akan terjadi apapun atas hidup kita. Matius 13:58 “Dan karena ketidakpercayaan mereka, tidak banyak mujizat diadakan-Nya di situ.”

 

KERENDAHAN HATI

Untuk bisa mempercayakan hidup kepada Tuhan dibutuhkan satu hal yang terutama yaitu kerendahan hati. Orang-orang yang rendah hati sadar dan mengakui bahwa hidupnya ada bukan karena kekuatannya sendiri, orang-orang yang rendah hati juga mengakui bahwa pikirannya masih butuh banyak bimbingan sehingga bersedia menerima ajaran dan didikan. Sebaliknya orang-orang yang sulit mempercayakan hidupnya kepada Tuhan biasanya terhalang oleh sikap tinggi hati, merasa hidupnya ada karena kekuatan dan kemampuannya sendiri, orang-orang tinggi hati juga merasa bahwa pikirannya adalah yang terbaik dan tidak mau menerima ajaran serta didikan lagi.

 

                Amsal 16:18 “Kecongkakan mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan.” Berhati-hatilah dengan sikap tinggi hati, di tahun 2012 ini jika kita tidak mau mengalami kehancuran dan kejatuhan maka jauhilah sikap tinggi hati, mintalah Roh Kudus mengaruniakan sikap kerendahan hati sehingga kita bisa melewati tahun 2012 ini dengan kemenangan dan keberhasilan bersama dengan Tuhan.

 

               Tahun 2012 boleh menjadi tahun malapetaka buat banyak orang tapi bagi kita orang-orang yang TRUST IN THE LORD, yang mempercayakan diri kita kepada Tuhan, akan menjadi tahun penuh mujizat. Mari kita hadapi tahun ini dengan penuh semangat dan sukacita karena perkara-perkara ajaib akan kita alami selama tahun 2012 ini. Sekali-kali Tuhan tidak akan meninggalkan dan mempermalukan anak-anakNya. 



   
home | news | columnis | cover story | subscription | contact us | Login Email Charisma